Malam ini aku ketiduran waktu kita mendengarkan podcast bola. Ada yang bangunin. Setengah sadar aku melihat yayank cuma diem aja. Tidak biasanya Yayank membiarkan aku di ganggu saat tidur. Dari suaranya itu suara Nia. " Mama ayo bangun. " Ya udah ngumpulin nyawa terus buka mata dan duduk. " Happy mother's day, mama. " Sambil memberiku kertas. Kulihat kertas tersebut. Ternyata dia menggambar ku. Dengan secangkir kopi. "Terimakasih sayang. " Jawabku. Aku bersyukur punya anak mereka. Pasti dia diingatkan kakaknya. Terimakasih sudah mau menjadi anakku. Mau menerima ku sebagaimana adanya. I love you
Cincin ini tak pernah terlepas dari jari suamiku. Sedari pertama kusematkan sampai sekitar 3 bulan yang lalu. Cincin ini tak lagi kami pakai. Karena saran dari dokter dalam pemeriksaan covid di kantor. Dokter menyarankan cincin dan jam di lepas saja. Agar dapat menyuci tangan dengan leluasa. Jadi kuman dan virus tidak bisa bersembunyi di sela-sela kulit dan cincin atau jam. Jadi sekarang tergolek di meja rias ku. Cincin dengan ukiran nama di luar dan di dalam . Mengklaim kepemilikan siapa yang mengenakannya. Lebih besar dari cincin pada umumnya. Karena di hitung dari tahun lahir kami. Jadi harus di buat secara khusus. Cincin yang menjadi syarat agar dia dapat menikahi ku. Tapi aku bersyukur karena syarat itu. Kami memiliki cincin yang unik. Tidak ada yang menyamainya.
Ada yang bertanya ke aku tentang sepeda. Aduh berasa bakul sepeda aja. Tanya harga . Ya aku belinya udah lama banget sih. Jadi pasti sekarang udah naik . Dulu sepedanya yang model cowok. Itu beli di Surabaya. Merek nya biasa aja sih. Dulu beli karena Yayank ada team goes di kantor. Dan kebetulan aku suka sepedaan. Jadi Sabtu di pakai Yayank. Hari biasa di pakai saya di komplek. Cukup satu untuk bergantian. Lagian aku kan pakai nya hari biasa dan subuh. Karena aku tidak terlalau nyaman untuk ngobrol dengan tetangga jadi kalau subuh paling cuma bertemu dengan bapak-bapak yang mau ke Mushola . Yang ke dua memang beli di sini. Itu juga beli untuk hadiah ulang tahunnya Rika. Kalau hari biasa dan tidak ikut event lari dalam waktu 2 bulan. Saya biasanya bersepeda sendirian. Cuma Sabtu yang bersama Yayank. Tapi kalau mau ikut event lari dalam 2 bulan ganti jadi lari. Karena kebetulan sepeda lagi naik daun aja jadi kita posting seperti pengguna baru. Sepeda saya cukup biasa saja. Semuanya stan...
Komentar
Posting Komentar